Senin, 06 April 2026 11:43 WIB

Peringati Hari Santri 2023, Pagar Nusa Akan Gelar Ijazah Kubro dan Pelantikan


  • Selasa, 26 September 2023 19:33 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jakarta –  Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa, M. Nabil Haroen mengatakan bahwa bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2023, akan menggelar prosesi ijazah Kubro dengan puluhan ribu pendekar. 

Ijazah Kubro yang akan dilaksanakan di Benteng Vastenburg, Solo, pada Sabtu, 7 Oktober 2023 mendatang ini merupakan rangkaian pelantikan Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama masa khidmat 2023-2028. 

Gus Nabil sapaan akrabnya juga mengatakan sedang menggodok kepanitian teknis dan non teknis untuk mensukseskan acara besar ini. Ia pun memaparkan terkait tanggal pelaksanaan dan lokasi acara mengikuti arahan PBNU.  

“Kami mengikuti arahan PBNU dan kiai-kiai untuk penyelenggaraan Ijazah Kubro dan agenda pelantikan PP Pagar Nusa. Setelah sowan Rais Aam PBNU, Katib Aam PBNU, Ketua Umum PBNU, dan beberapa kiai, ditetapkan pada tanggal 7 Oktober 2023 mendatang di Solo,” ungkap Gus Nabil.

Pelantikan dan ijazah kubro yang semestinya diselenggarakan pada pertengahan tahun 2023 ini, kata Gus Nabil karena berbagai pertimbangan dari para kiai sepuh, maka bulan Oktober ditetapkan tanggal penyelenggaraan.

“Oktober ini merupakan momentum penting bagi santri dan Nahdliyin. Yakni Hari Santri Nasional diselenggarakan setiap tahun, sebagai ruang untuk saling menguatkan dan konsolidasi bagi warga NU. Jadi, Pagar Nusa ikut berkhidmah untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional 2023,” terangnya. 

Nabil Haroen mengaku sudah berkomunikasih dengan beberapa kiai sepuh untuk meminta doa serta mengundan sebagai Mujiz (pemberi ijazah). 

"Tim Pagar Nusa sudah bersilaturahmi ke beberapa kiai sepuh secara langsung, untuk meminta arahan, doa dan undangan secara resmi sebagai Mujiz. Insya Allah ini, agenda penting yang melibatkan puluhan ribu pendekar dan santri, yang menyatukan semua golongan" ujarnya. 

Tidak hanya itu, Gus Nabil mengundan para pendekar, santri dan nahdliyin untuk hadir pada acara tersebut. 

“Ini momentum berharga bisa bertemu dengan kiai-kiai sepuh NU pada satu majelis, mendapatkan keberkahan doa dan bersilaturahmi. Insya Allah akan menjadi momentum yang berkah dan terkenang sepanjang masa,” pungkasnya.  



ARTIKEL TERKAIT