Kamis, 02 April 2026 18:05 WIB

Habib Husein Jafar Ungkap Tugas Mulia Kaum Santri


  • Rabu, 14 Juni 2023 20:41 WIB

NAHDLIYIN.COM, Kediri -- Di hadapan santri Pondok Pesantren Lirboyo, Habib Husein Jafar Al-Hadar mengungkapan tugas mulia kaum santri, baik itu yang masih mengenyam pendidikan atau setelah lulus dari pesantren.

Da’i Islam Cinta dan sekaligus content creator ini menjabarkan data tentang jumlah santri di Indonesia yang jumlahnya hanya 1,4 persen. Jumlah tersebut berbanding jauh dengan anak muda di luar pesantren yang mencapai 64 persen.

Meski jumlahnya kecil, Habib muda yang dekat dengan anak muda ini sangat optimis para santri bisa mewarnai di 2045 dimana Indonesia akan mengalami bonus demokrafi. 

Kata Habib Husein Jafar ini merupakan amanah paling besar dari Allah dan Rasulnya kepada santri di Indonesia. santri memastikan setiap tempat di mana santri itu berdiri, bahkan dimana santri itu tidur, harus menjadi seperti masjid. Arti masjid menurutnya sebagai tempat di mana orang bertambah ilmu, iman, takwa, hingga bertambah rasa kebangsaan dan kemanusiaan.

"Tugas Anda semua, kalian semua, nanti begitu lulus dari Lirboyo. Insyaallah lulus bisa mewarnai anak muda Indonesia. Karenanya tanggung jawab itu, mau tidak mau harus diemban oleh kalian semua yang sekarang sedang berada di Lirboyo ini," kata Habib Ja'far sebagamana dikutip melalui kanal YouTube Pondok Lirboyo, Rabu (14/06/2023).

Santri harus bisa mewarnai anak muda Indonesia, tanggung jawab itu harus ada di kepala dan hati para santri, ketika keluar dari pesantren harus berdampak kepada Indonesia lebih baik. 

“Saya optimis seyakin-yakinnya kepada santri akan bisa memperbaiki keadaan di luar sana,”ujar Habib Husein Ja’far.

Ia pun meceritakan, bahwa suatu hari Nabi melihat setan tidak bisa masuk ke masjid untuk mengganggu seorang yang sedang shalat. Hal itu karena ada orang yang sedang tidur dan satunya sedang shalat.
 
Habib Husein Ja'far menambahkan, setan tersebut mau mengganggu orang shalat tidak bisa gegara di dekatnya ada orang tidur. Ternyata orang yang tidur tersebut merupakan santri, orang berilmu.

"Kenapa saya memilih untuk menjadi santri saat muda dan sampai mati saya selamanya santri. Karena santri itu tidurnya saja ditakuti oleh setan," ucapnya.



ARTIKEL TERKAIT